Penyebab Perangkat Mobile Sering Tidak Dapat Sinyal

Jaringan telekomunikasi sudah demikian berevolusi. Mulai dari AMPS (1G) yang hanya menghantarkan suara karena bersifat analog. GSM (2G) yang mampu menghantarkan suara dan data karena sudah digital. GPRS (2,5G) yang dapat terkoneksi ke jaringan komputer karena dapat mengakses internet dengan berbagai layanannya. EDGE atau yang dikenal dengan 2G+ yang membawa kecepatan data yang lebih tinggi. UMTS (3G) yang menyatukan kanal suara dan data, dan kini HSDPA (3,5G) yang mengatasi masalah keterbatasan kecepatan data pada 3G.

Akan tetapi, meskipun sudah demikian berevolusi, pengguna perangkat mobile masih saja sering kesulitan mendapatkan sinyal pada kondisi-kondisi tertentu. Untuk mengetahui penyebabnya, perhatikan dahulu lokasi di mana anda tidak dapat sinyal. Jawaban pertama, kemungkinan karena anda sedang berada di daerah pedalaman yang tidak terjangkau jaringan telekomunikasi.

Sinyal sering kali mengecil atau bahkan hilang saat kita memasuki gedung beratap/tembok beton. Beton memang menjadi salah satu penghalang sampainya sinyal ke perangkat mobile yang kita pegang. Jangankan beton, pohon-pohon besar dan bahkan naik-turunnya jalan saja bisa menghalangi sampainya sinyal ke perangkat mobile.

Untuk mengatasi masalah tersebut, penyedia jaringan telekomunikasi memasangkan indoor Base Transceiver Station (BTS yang ada di dalam ruangan) pada bagian-bagian tertentu di suatu gedung. Tetapi, jika kita berada pada posisi sudut yang tidak berhadapan langsung dengan BTS indoor di gedung tersebut, maka tetap saja kita kesulitan mendapatkan sinyal di gedung tersebut. Atau jika dapat, maka sangatlah kecil.

Maka solusi pada orang-orang yang berada di gedung yang terdapat BTS indoor, posisikanlah perangkat mobile anda berhadapan langsung dengan BTS indoor karena biasanya coverage (cakupan) areanya berupa bola besar. Posisi BTS indoor biasanya terdapat di tembok atau di langit-langit ruangan.  Itupun harus kita perhatikan dahulu, siapa operator pemilik BTS indoor-nya.

Untuk yang tidak sedang di dalam gedung, tapi sedang berada di lokasi yang sangat ramai, maka perpindahan ke lokasi ramai tersebutlah yang menjadi menyebab “hilangnya” sinyal. Sinyal menghilang karena seluruh kapasitasnya sudah dipakai oleh orang-orang yang mendahului kita di keramaian tersebut.

Maka solusinya, berpindahlah ke lokasi yang agak sepi namun tetap terjangkau jaringan. Akan tetapi, ternyata belum juga mendapatkan sinyal di lokasi yang agak sepi. Penyebabnya, perangkat mobile masih berupaya mendeteksi sinyal dari BTS sebelumnya di lokasi yang ramai atau daya pada perangkat anda tidak bersesuaian dengan BTS terdekat. Jika didiamkan, selain tetap tidak dapat sinyal, juga menyebabkan terkuras dengan cepatnya batere pada perangkat mobile anda karena melakukan kerja yang lebih keras dalam pencarian sinyalnya. Maka lakukan restart pada perangkat mobile anda agar perangkat dapat mendeteksi ulang sinyal di lokasi baru anda dan daya yang dipancarkan bersesuaian dengan BTS terdekat.

Perubahan sinyal juga sering dialami perangkat mobile dari 3G ke EDGE lalu ke GSM dan GPRS. Ini karena tiap BTS memiliki kapasitas pensinyalan yang berbeda-beda, tergantung keramaian komunikasi suara/data di daerah tersebut. Jadi dalam mendeteksi sinyal, perangkat akan mendahulukan mencari sinyal 3G, kemudian EDGE, lalu jika tidak diperoleh juga maka GPRS atau bahkan GSM. Jika GSM juga penuh, maka itulah yang menyebabkan kita kesulitan mendapatkan sinyal telekomunikasi. Atau juga disebabkan oleh perangkat mobile-nya yang hanya dapat mengakses sinyal jaringan tertentu.

Mengapa suara jadi terputus-putus saat kita bertelepon dalam kendaraan yang sedang melaju kencang? Saat sinyal terdekat sudah terdeksi, kita sudah berpindah ke area yang lain yang tidak terjangkau sinyal awal dan membuat perangkat mobile harus kembali mendeteksi sinyal terdekatnya. Selain suara yang terputus-putus, kinerja perangkat mobile kita pun menjadi terkuras.

Kasus lain, tiba-tiba saja beberapa hari kita tidak bisa menggunakan perangkat mobile kita di tempat kita biasa mudah mendapatkan sinyal baik untuk bertelepon atau sering kali data yang dikirimkan tidak sampai. Kemungkinan pertama, terjadi pertambahan jumlah penduduk di lokasi tersebut. Kaitan pertambahan jumlah pengguna perangkat mobile dengan sinyal yang terdeteksi sudah dijelaskan di atas.

Kemungkinan kedua, sedang ada perbaikan pada BTS tersebut atau pemindahan arah routing BTS tersebut baik ke MSC yang sama maupun ke MSC yang berbeda atau disebut juga sebagai rehoming. Berhubung proses ini membutuhkan waktu dan mesti memutus routing awal terlebih dahulu, maka risikonya adalah terputusnya koneksi sementara perangkat mobile dengan BTS.

Paket data yang kita kirim sering kali terkirim lebih dari satu kali. Apa sebab? Mungkin paket data tersebut mengalami kerusakan dalam perjalannnya atau melebihi batas waktu pengiriman paket data sehingga sistem membacanya sebagai data yang tidak terkirim. Hal ini membuat sistem mengirim ulang paket data tersebut. Inilah yang menyebabkan sering terjadi paket data yang diterima lebih dari satu kali.

Lain halnya dengan kecepatan akses internet. Banyak yang mengalami akses internet yang tetap lambat padahal sinyal sudah full. Selain sinyal sebagai faktor utama, juga ada porsesor, RAM, dan jenis bus dalam perangkat mobile terkait sangat mempengaruhi kecepatan akses data.

Iklan

Tentang syamhais

Instruktur TIK Kemenaker RI; Psychoanalys
Pos ini dipublikasikan di Interaksi dan Komunikasi, internet dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Penyebab Perangkat Mobile Sering Tidak Dapat Sinyal

  1. Ping balik: Pentingnya Kesadaran Akan Netiket Saat Berinternet | Syamhais

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s