Cuci Tangan Ala WHO Sudah Ada di Wudlu

Salah satu tindakan pencegahan terhadap Virus Covid adalah dengan mencuci tangan. Gerakannya yaitu :

  • Basahi dan olesi tangan dengan sabun.
  • Menyela jari-jari tangan kanan di atas punggung tangan kiri dan lakukan yang sebaliknya.
  • Tanganan kanan dan kiri saling menggenggam agar sabun saling mengenai kuku dan pangkal jari
  • Gosok ibu jari kiri dengan tangan kanan dan sebaliknya
  • Gosokkan jari-jari tangan kanan yang tergenggam di telapak tangan kiri dan sebaliknya.
  • Keringkan tangan
cuci-tangan

Cara cuci tangan menurut WHO. Sumber: tirto.id

Gerakan-gerakan di atas sebenarnya sudah ada dalam tahapan membasuh tangan dalam berwudlu. Sekarang kita bandingkan dengan cara membasuh tangan pada wudlu. Cara membasuh tangan pada wudlu adalah membasuh tangan kanan hingga siku bersamaan dengan menyela-nyelai jemari sebanyak 1-3 kali kemudian dilanjutkan dengan yang kiri. Tanpa sabun, caranya hampir mirip dengan cara mencuci tangan versi WHO.

Rasulullah Saw sudah memperkenalkan wudlu sejak 14 abad yang lalu. Sayangnya, banyak yang dalam wudlunya masih banyak salah. Jangankan sampai menyela-nyelai jemari tangan. Dengan alasan tidak mau kebasahan, banyak yang tidak mau membasuh tangannya, malah diganti dengan mengusap.

Apa beda membasuh dengan mengusap? Kalau membasuh, airnya mengenai seluruh kulit tangan dari jari hingga ke siku lalu diratakan dengan digosok oleh tangan. Kalau mengusap, cukup mengambil sedikit air, lalu diusapkan ke seluruh tangan.

Dalam hal ibadah yang paling utama ini (shalat), masih banyak yang tidak memperhatikan. Wudlu adalah tahapan yang harus dilakukan kalau mau shalat. Maka jangan heran kalau banyak orang yang menjalankan shalat tapi tetap bermaksiat. Tidak sesuai dengan jaminan dalam salah satu ayat-Nya. “Sesungguhnya shalat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar”. Aturan-aturan sebelum, ketika, dan setelah shalat banyak yang tidak laksanakan.

Tidak membuat kita juga bebas dari beragam penyakit. Padahal air bacaan doa memiliki struktur terbaik yang berpengaruh pada kesehatan jiwa dan raga para penggunanya.

Semoga dengan ini kita dapat berkaca, untuk menyempurnakan dahulu ibadah-ibadah wajib kita. Baru kemudian melaksanakan ibadah sunnah apalagi yang berbiaya mahal seperti umroh.

Proses Pembersihan dalam Wudlu Lebih Lengkap

Dalam wudlu, yang dibersihkan tidak hanya tangan. Tapi mulai dari wajah, tangan, kepala, telinga, hingga kaki. Sayanganya, masih banyak yang wudunya tidak sesuai yang diajarkan Nabis Saw. Coba kita telaah lagi, apakah wudlu kita sudah susuai dengan tuntunan Nabi Saw?

  1. Berniat wudhu (dalam hati) untuk menghilangkan hadats.
  2. Membasuh seluruh wajah dan menyela-nyelai jenggot 1-3 kali.
  3. Membasuh tangan kanan hingga siku bersamaan dengan menyela-nyelai jemari 1-3 kali kemudian dilanjutkan dengan yang kiri.
  4. Menyapu sebagian kepala dengan cara mengusap dari depan ditarik ke belakang, lalu ditarik lagi ke depan 1-3 kali.
  5. Membasuh kaki kanan hingga mata kaki bersamaan dengan menyela-nyelai jemari 1-3 kali kemudian dilanjutkan dengan kaki kiri.
  6. Tertib (dilakukan secara berurutan)

Ada kata-kata dalam urutan berwudlu di atas yang saya bold, yaitu pada kata “menyela-nyelai”. Kita lebih sering membasuh tangan dan kaki begitu saja tanpa disertakan menyela-nyelai jari-jemarinya. Dalam membasuh tangan pun masih banyak yang tidak sampai siku.

Jangan heran jika kemudian banyak doa yang tidak diijabah-Nya. Dalam proses pensucian diri untuk menghadap zat Yang Maha Suci saja masih banyak yang tidak kita penuhi persyaratannya.

Jangan heran jika shalat kita tenyata tidak mencegah kita dari perbuatan keji dan mungkar.  Yang dilakukan hanya mengerjakan shalat, bukan mendirikan. Jika mengerjakan, hanya sekedar mengerjakan, tanpa mesti peduli pekerjaannya sesuai dengan perintah atau tidak.

Sedangkan mendirikan, seperti mendirikan bangunan, tiang-tiang fondasinnya harus berdiri tegak. Dan salah satu fondasi shalat adalah wudlu. Dan fondasi akan semakin kokoh jika ditambah dengan materi yang lebih kuat. Dalam shalat, yang menambah kokohnya shalat adalah sunnah-sunnah wudlu dan sunnah-sunnah shalat. Mari kita ingat kembali apa saja sunnah-sunnah wudlu itu.

  1. Mencuci tangan tiga kali di awal wudhu.
  2. Berkumur-kumur tiga kali.
  3. Memasukkan air dalam hidung (istinsyaq) dan mengeluarkannya (istintsar) tiga kali.
  4. Memasukkan air dalam hidung dengan tangan kanan dan mengeluarkannya dengan tangan kiri (beristinsyaq).
  5. Menyela-nyela jenggot.
  6. Mencuci atau membasuh anggota wudhu sebanyak tiga kali-tiga kali, kecuali ketika mengusap kepala dilanjutkan telinga cukup sekali sebagaimana terdapat dalam banyak riwayat yang menerangkan hal ini.
  7. Memulai dari yang kanan kemudian yang kiri.
  8. Mengusap telinga dengan cara jari telunjuk mengusap bagian dalam dan jari jempol mengusap bagian luarnya.
  9. Hemat dan sederhana dalam menggunakan air.
  10. Berdo’a setelah wudhu. Dan perlu diingat bahwa tidak ada do’a khusus yang dibaca ketika membasuh setiap anggota wudhu.

Untuk poin ke-4, ternyata ditemukan bahwa masa virus covid-19 berada di hidung 3-4 jam. kemudian pindah ke saluran pernafasan. Jika kita berwudlu dengan beristinsyaq untuk setiap shalat, maka Insya Allah akan bebas dari virus covid-19 ini. Karena jeda waktu antar shalat berkisar pada 3-4 jam. Dengan mengakali ditambahkan Shalat Dluha sebagai penengah antara Shalat Dluhur dan Ashar.

 

Islam sudah mengajarkan dengan sempurna, dari bangun tidur hingga mau tidur. Bersuci dalam Islam tidak hanya untuk yang terlihat, namun juga mengusir berbagai penyakit. Semoga dengan ini kita dapat mengoreksi kembali tata cara pelaksanaan ibadah-ibadah kita. Serta dapat menyadari bahwa segala yang Allah Swt perintahkan pada kita adalah untuk kebaikan diri masing-masing. Wallahu ‘Alam biShawwab.

 

Tentang Syamsiah

Senang mengamati sekitar
Pos ini dipublikasikan di Agama dan Ummatnya, Kesehatan dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

24 Balasan ke Cuci Tangan Ala WHO Sudah Ada di Wudlu

  1. Ping balik: Cuci Tangan Ala WHO Sudah Ada di Wudlu – Blogger Perempuan

  2. Alhamdulillaah…, makasih banyak ya, Mbak. Ajarang Islam memang luar biasa.

    Suka

    • Syamsiah berkata:

      Ajaran Islam dari bangun tidur sampai tidur kembali memang sarat makna utk kebaikan kita masing-masing.
      Iman itu tunduk & patuh tanpa bertanya & mendebat. Karena Allah itu maha Pengasih & Maha Penyayang.

      Suka

  3. Lia Yuliani berkata:

    Konsep menjaga kebersihan sudah ada dalam berwudlu, ya. Mencuci tangan sekarang ini kayaknya jadi hal yang enggak boleh terlewat, bahkan mungkin bisa dilakukan beberapa kali sehari.

    Suka

  4. dizaz berkata:

    Alhamdulillah, penyegaran ilmunya, mba.
    Ajaran ISlam jika diterapkan dalam kehidupan, insya Allah melindungi dari hal-hal kurang baik. Sholat wajib aja sudah 5x membasuh tangan saat wudlu, apalagi ditambah sholat sunat lainnya.

    Suka

    • Syamsiah berkata:

      Dan masih banyak lagi rahasia2 dalam ibadah kita yang ternyata punya manfaat yang baik.
      Seperti puasa yang saat ini sedang kita jalani. Ternyata sangat disarankan dalam dunia kedokteran. Dan bahkan utk berbagai tujuan. Ada tujuan untuk tindakan, ada pula tujuan utk penyembuhan.

      Suka

  5. Maria G Soemitro berkata:

    Iya mbak Syam, begitu serious nya wudhu, kajian ini ngga cukup sekali kedatangan ustaz Aam lho , masih banyak yang nanya.

    Tentang ngga dijaba doanya kata ustaz Aam, Karena niat awal (dimulai wudhu) udah salah, analoginya seperti makan tapi kesana kesini, ngga serius makan, akhirnya makanan ngga masuk mulut dan gak kenyang

    Tentu saja ngga sama, ini hanya analogi untuk memudahkan penjelasan

    Suka

  6. Dian berkata:

    MasyaAllah…
    Islam sangat sempurna ya..
    Semua perintah dlm islam selalu ada manfaatnya..
    Termasuk wudhu ini

    Suka

    • Syamsiah berkata:

      Yup. Karena Islam adalah agama penyempurna. Sebagaima disebutkan dalam Al-Maidah ayat 3:
      “Pada hari ini telah kusempurnakan agamamu untukmu. Dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu. Dan telah kuridhai Islam sebagai agamamu”

      Suka

  7. Triani Retno berkata:

    Kalau menurut Mbak, apa itu berarti cukup berwudhu dengan sempurna aja dan nggak perlu cuci tangan pakai sabun?

    Suka

    • Syamsiah berkata:

      Ngga juga. Toh penemu sabun pertama kan juga muslim.
      Cuma terlihat bahwa ternyata banyak ilmuwan barat yg sebenarnya mereferensikan ilmunya dari yg ada pada ilmu2 Islam.

      Suka

  8. Reminder ini. Setuju, untuk mengoreksi kembali tata cara pelaksanaan ibadah-ibadah kita dan menyadari bahwa segala yang Allah Swt perintahkan pada kita adalah untuk kebaikan diri masing-masing. Terima kasih sudah mengingatkan:)

    Suka

    • Syamsiah berkata:

      Iya mba. Banyak hikmah yang bisa diambil dari berbagai peristiwa yang terjadi. Dan hikmah yang terbaik adalah membuat kita semakin sadar akan betapa Maha Baik nya Allah SWT

      Suka

  9. Shinta Asrini berkata:

    ALhamdulillah banget kita yang muslim sudah terbiasa dengan cara membersihkan tangan yang direkomen WHO melalui wudhu, tinggal pake sabun aja untuk menghilangkan kuman dan virus-virus bandel

    Suka

  10. Utie adnu berkata:

    Beneh bngt kak gerakan mncuci tangan Sana dngn mncuci lngkah cuci tangan Islam sudah sempurna, dari bangun tidur hingga mau tidur. Bersuci dalam Islam tidak hanya untuk yang terlihat, namun juga mengusir berbagai penyakit

    Suka

    • Syamsiah berkata:

      Malah kalau lebih diresapi memang bisa membersihkan penyakit2 yg ada dalam hati. Karenanya, dalam salah satu ayat disebutkan, “shalat dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar”

      Suka

  11. Mutia Ramadhani berkata:

    Masya Allah ya Mba Syam. Kalo zaman dulu, orang menaati dan meneladani Rasulullah karena itu perintah Allah. Belum ada pembuktian-pembuktian secara ilmiah. Sekarang, satu demi satu apa yang ada di sunnah Rasul itu terbukti, salah satunya anjuran berwudhu yang benar.

    Suka

  12. lovelyristin berkata:

    iyaya… sholat biar bener, wudhu nya hrs di sempurnakan. Rasul udh memberikan ajaran yg benar untuk ummat manusia, tp postingan ini jadi lbh ingetin lg spy dapat menyempurnakan wudhu dan menjaga kebersihan.

    Suka

  13. Tanza Erlambang berkata:

    siip….mantul…

    Thank you for sharing

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s