Arsip Kategori: Agama dan Ummatnya

Langgam Jawa, Siapakah Gurunya?

Mengapa langgam Jawa yang dipermasalahkan, kalau ternyata hingga kini masih banyak masyarakat kita yang membaca Qur’an (bukan terjemah) tanpa berwudlu dahulu. Mengapa juga tidak mempermasalahkan orang-orang yang tidak sopan dengan Qur’an hingga sering menaruh Qur’an di lantai yang memudahkan anak-anak untuk menendangnya. Atau juga orang dewasa tidak sadar menginjaknya. Padahal jelas tertulis di sampulnya, “laa yamassuhuu illal muthahharuun” (tidak boleh menyentuhnya kecuali mereka yang telah bersuci).

Jika mempermasalahkan tajwid, mestinya bukan hanya Qari dengan langgam Jawa, tapi untuk semua Qari dan Qariah. Kebanyakan Qari’ dan Qariah mengutamakan keindahan lagu dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). Banyak yang membaca dengan mad thabi’i yang dibaca sampai 6 harokat.

Baca lebih lanjut

Iklan
Dipublikasi di Agama dan Ummatnya | Tag , , | 1 Komentar

ISIS: Kembalinya Isu Murahan yang Mendiskriditkan Islam

Lagi-lagi ISLAM. Agama yang satu ini memang sangat meresahkan. Sudah sekian banyak ulah agama ini tapi tak juga ada habisnya. Agama ini sepertinya sangat kuat ambisinya untuk menghancurkan yang berbeda dengan mereka. Agama yang seakan tidak menghendaki selain pengikut Muhammad Saw untuk tinggal di bumi. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Agama dan Ummatnya | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Kenangan Tentang Ustadzah Saidah Ahmad

Belakangan, ketika dewasa, aku baru menyadari bahwa mempelajari Al-Qur’an tidak terbatas pada ilmu-ilmu tersebut. Apalagi hadits tersebut menyebutkan, selain mempelajari juga mengamalkan.

Amal bukan sekedar Qur’an dibaca rutin setiap harinya sampai khatam kemudian dirapihkan bacaannya. Atau dihafalkan kemudian menjadi hafidz & hafidzah(penghapal) Qur’an. Tapi amal adalah mengamalkan isi dan makna yang terkandung dalam Al-Qur’an baik yang tersurat maupun tersirat. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Agama dan Ummatnya, Interaksi dan Komunikasi, Tokoh Inspiratif | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Komentar

“Jilbab Hati” Itu Bid’ah

Mengikuti sindiran ustad saya sewaktu masih SMP, ya saya ikuti saja perkataannya, “jilbabnya yang ga mau saya pake”. Saya cukup sadar kondisi saya yang masih belum membatasi pergaulan saat itu. Pertanyaannya, apakah ada yang mau menjawab seperti saya? Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Agama dan Ummatnya | Tag , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Berhenti Merayakan Perbedaan

Orang-orang yang menjadikan perbedaan sebagai perdebatan, olok-olokan, dan bahkan permusuhan berarti tidak mengambil pelajaran dan hikmah yang telah ditunjukkan-Nya. Mereka tidak mau berupaya memahami keragaman manusia, tapi mereka ingin orang-orang memahami mereka. Mereka yang hanya menyikapi segala hal dengan sikap yang negatif, sehari-hari diisi kata-kata negarif. Hidupnya pun cenderung mengarah pada hal-hal negatif akibat pikiran negatif yang telah mereka anggap wajar itu. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Agama dan Ummatnya, Interaksi dan Komunikasi | Tag , , , , , , , | 1 Komentar

Interaksi Dengan Nonmuslim

Orang tua kami, kadang mengajak anak-anaknya yang masih kecil saat itu, termasuk aku berkunjung ke rumah mereka pada tahun baru, bukan di hari natal. Meski mereka selalu mengunjungi kami di hari pertama Idul Fithri, mereka tidak marah dengan kunjungan kami yang lebih telat 6 hari (pada tahun baru). Dan ketika berkunjung, yang kami ucapkan hanya “Selamat Tahun Baru”. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Agama dan Ummatnya | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Komentar

Pengalamanku Berinteraksi dengan Syiah

Teman saya yang Ahlul Bait banyak yang keluarganya Syiah. Menurut pengakuannya, saat masih Sunni, kondisi ekonomi saudaranya biasa saja. Tapi ketika pindah ke Syiah mendadak bisnisnya lancar dan cepat kaya. Dari mana dananya? Kalau orang-orang Syiah menjawab karena mereka ada di pihak yang benar, justru kebenaran tidak diukur dari uang yang diperoleh. Meski teman saya tergolong berada, tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan saudara Syiahnya yang komplek rumah keluarga beserta pekarangannya sebesar satu kelurahan. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Agama dan Ummatnya | Tag , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar