Arsip Tag: isra’ mi’raj

Langgam Jawa, Siapakah Gurunya?

Mengapa langgam Jawa yang dipermasalahkan, kalau ternyata hingga kini masih banyak masyarakat kita yang membaca Qur’an (bukan terjemah) tanpa berwudlu dahulu. Mengapa juga tidak mempermasalahkan orang-orang yang tidak sopan dengan Qur’an hingga sering menaruh Qur’an di lantai yang memudahkan anak-anak untuk menendangnya. Atau juga orang dewasa tidak sadar menginjaknya. Padahal jelas tertulis di sampulnya, “laa yamassuhuu illal muthahharuun” (tidak boleh menyentuhnya kecuali mereka yang telah bersuci).

Jika mempermasalahkan tajwid, mestinya bukan hanya Qari dengan langgam Jawa, tapi untuk semua Qari dan Qariah. Kebanyakan Qari’ dan Qariah mengutamakan keindahan lagu dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). Banyak yang membaca dengan mad thabi’i yang dibaca sampai 6 harokat.

Baca lebih lanjut

Iklan
Dipublikasi di Agama dan Ummatnya | Tag , , | 1 Komentar